Comments

Sabtu, 15 Juni 2013

Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Remaja Putri Kelas IX Dalam Mencegah Kanker Payudara

Posted by at 06.18 Read our previous post
Review Karya Tulis Ilmiah

Kode       :  B-003
Judul      :  Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Remaja Putri  Kelas IX Dalam Mencegah Kanker  Payudara Di (Lokasi Penelitian Anda)
Tebal        :  60 halaman + Lampiran
Jenis        :  Kuantitatif

ABSTRAKSI
Kanker payudara adalah tumor ganas yang menyerang jaringan payudara, merupakan penyakit yang paling ditakuti oleh kaum wanita. Apabila pada tubuh kita terdapat pertumbuhan sel-sel berlebihan maka akan terjadi suatu benjolan atau tumor. Benjolan tersebut dapat bersifat jinak maupun ganas. Benjolan yang ganas inilah yang disebut kanker. Kanker ganas mempunyai sifat khas yaitu menyebarkan tumor ke bagian lain di seluruh tubuh.

Di Kabupaten ……………… tahun 2008 sebanyak 39 penderita kanker payudara. Menurut data dari puskesmas ………………….. pada tahun 2008 terdapat 2 remaja putri yang mengalami kanker payudara, salah satunya siswi (Lokasi penelitian). Berdasarkan studi pendahuluan di (lokasi penelitian)di kelas IX secara wawancara, dari 10 siswi terdapat 4 siswi memiliki pengetahuan yang baik tentang kanker payudara dan bersikap positif terhadap pencegahan kanker payudara dan 6 siswi mempunyai pengetahuan yang kurang tentang kanker payudara dan bersikap negatif terhadap pencegahan kanker payudara(paragraf ini adalah hasil survei awal penelitian)

Faktor risiko yang berhubungan dengan kanker payudara diantaranya adalah faktor hormon, yaitu wanita usia dini yang memakai alat kontrasepsi oral, wanita dengan riwayat keluarga yang pernah terkena kanker payudara. Wanita yang terlalu banyak mengkonsumsi alkohol, makanan berlemak dan mengandung zat karsinogen. Pada penderita kanker payudara tampak payudara mengalami perubahan bentuk dan ukuran karena mulai timbul pembengkakan, timbul luka pada payudara serta puting susu, kulit payudara menjadi berkerut seperti kulit jeruk, kadang keluar cairan nanah dari puting susu.

Kanker payudara dapat dicegah dengan cara mengupayakan untuk menghindari diri dari keterpaparan pada berbagai faktor risiko dan melaksanakan pola hidup sehat. Cara ini dilakukan oleh para wanita yang belum sama sekali terdeteksi adanya kanker payudara. Hal ini sangat bagus bila dilakukan. Sebab dapat mencegah kanker payudara secara dini. Hal-hal yang dapat dilakukan dengan pencegahan primer adalah membatasi konsumsi alkohol, menjaga berat badan ideal, berkonsultasi dengan dokter mengenai cara alternatif untuk menambah estrogen atau hormon lainnya, menggabungkan aktivitas fisik ke dalam kehidupan sehari-hari, mengkonsumsi makanan kaya serat dan rendah lemak, memperbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran. 

Hasil penelitian didapatkan 52,4%pengetahuan remaja putri tentang kanker payudara baik dan didapatkan 70,2%Sikap Remaja Putri  Kelas IX dalam mencegah kanker payudara. Dengan menggunakan uji mann whitneydidapatkan p <a 0,000 < 0,05, hal ini menunjukkan Ho ditolak dan H1 diterima yang artinya ada hubungan pengetahuan dengan Sikap Remaja Putri  Kelas IX dalam mencegah kanker payudara di (Lokasi Penelitian). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan menunjukkan bahwa pengetahuan remaja putri kelas IX tentang kanker payudara baik cenderung bersikap positif dalam mencegah kanker payudarasebanyak 41 responden (48,8%). Sedangkan hubungan pengetahuan dengan sikap remaja putri kelas IX dalam mencegah kanker payudara.Berdasarkan uji korelasional mann whitney diperoleh nilai r = 0,000. Hal ini menunjukkan adanya hubungan pengetahuan dengan sikap remaja putri kelas IX dalam mencegah kanker payudara.

LATAR BELAKANG
Kanker payudara adalah tumor ganas yang menyerang jaringan payudara, merupakan penyakit yang paling ditakuti oleh kaum wanita (Purwoastuti, 2008:24). Apabila pada tubuh kita terdapat pertumbuhan sel-sel berlebihan maka akan terjadi suatu benjolan atau tumor. Benjolan tersebut dapat bersifat jinak maupun ganas. Benjolan yang ganas inilah yang disebut kanker. Kanker ganas mempunyai sifat khas yaitu menyebarkan tumor ke bagian lain di seluruh tubuh (Suryaningsih, 2009:6). Dalam penentuan sikap pencegahan kanker payudara ini maka pengetahuan, pikiran, keyakinan dan emosi memegang peranan sangat penting. Struktur sikap itu terdiri dari 3 komponen yang menunjang salah satunya yaitu pengetahuan. Pengetahuan adalah merupakan hasil mengingat suatu hal, termasuk mengingat kembali suatu hal, termasuk mengingat kembali kejadian yang pernah dialami baik secara sengaja maupun tidak disengaja dan ini setelah orang melakukan kontak atau pengamatan terhadap suatu objek tertentu (Mubarok, 2007:28). 

Di Negara berkembang setiap tahunnya lebih dari 580.000 kasus kanker payudara ditemukan. Kurang lebih 372.000 pasien meninggal karena penyakit ini. Data WHO menunjukkan bahwa 78% kanker payudara terjadi pada wanita usia 50 tahun ke atas. Sedangkan 6%-nya pada usia kurang dari 40 tahun (Suryaningsih, 2009:8). Kanker payudara memiliki angka kejadian tertinggi nomor dua di Indonesia dan setiap tahun terdapat kecenderungan peningkatan angka kejadian kanker payudara, sedangkan prevalensi penderita kanker payudara dari beberapa wilayah Indonesia seperti RS kanker Dharmais Jakarta sebanyak 13,42% datang pada stadium dini (0,1 atau 2), 17% pada stadium ( 3) 29,98% datang pada stadium (4) dan 39,66% datang dengan kekambuhan. Penderita kanker payudara di Jawa Timur umumnya datang ke RS dalam stadium lanjut jumlahnya cukup besar sekitar 70%. Angka kejadian kanker payudara pada wanita usia subur tahun 2008 sekitar 49% dan yang melakukan periksa payudara sendiri sebanyak 29% dari seluruh wanita usia subur. Sedikitnya 9,6% dari 100.000 remaja putri terancam kanker payudara.
Faktor risiko yang berhubungan dengan kanker payudara diantaranya adalah faktor hormon, yaitu wanita usia dini yang memakai alat kontrasepsi oral, wanita dengan riwayat keluarga yang pernah terkena kanker payudara. Wanita yang terlalu banyak mengkonsumsi alkohol, makanan berlemak dan mengandung zat karsinogen. Pada penderita kanker payudara tampak payudara mengalami perubahan bentuk dan ukuran karena mulai timbul pembengkakan, timbul luka pada payudara serta puting susu, kulit payudara menjadi berkerut seperti kulit jeruk, kadang keluar cairan nanah dari puting susu (Purwoastuti, 2008:17).

Kanker payudara dapat dicegah dengan cara mengupayakan untuk menghindari diri dari keterpaparan pada berbagai faktor risiko dan melaksanakan pola hidup sehat. Cara ini dilakukan oleh para wanita yang belum sama sekali terdeteksi adanya kanker payudara. Hal ini sangat bagus bila dilakukan. Sebab dapat mencegah kanker payudara secara dini. Hal-hal yang dapat dilakukan dengan pencegahan primer adalah membatasi konsumsi alkohol, menjaga berat badan ideal, berkonsultasi dengan dokter mengenai cara alternatif untuk menambah estrogen atau hormon lainnya, menggabungkan aktivitas fisik ke dalam kehidupan sehari-hari, mengkonsumsi makanan kaya serat dan rendah lemak, memperbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran. Selain itu kanker payudara dapat dicegah dengan pencegahan sekunder yaitu dengan cara pada usia 20 tahun melakukan SADARI setiap tiga bulan sekali, wanita usia 20 tahun dianjurkan melakukan SADARI selama tiga bulan sekali agar kanker dapat tertedeksi secara dini. Jika ada benjolan atau hal-hal yang mencurigakan segeralah menghubungi dokter, usia 35-40 tahun melakukan mamografi, diatas 40 tahun melakukan check-up rutin dan mamografi setiap tahun (Suryaningsih, 2009:139). 

Berdasar semua uraian di atas maka penulis tertarik untuk meneliti  “Hubungan pengetahuan dengan sikap remaja putri kelas IX dalam mencegah kanker payudara di SMP di (lokasi penelitian)”.

RUMUSAN MASALAH 
Apakah ada hubungan pengetahuan dengan sikap remaja putri kelas IX dalam mencegah kanker payudara di SMP (lokasi penelitian)?

TINJAUAN PUSTAKA
  • Konsep Dasar Pengetahuan

Memaparkan teori tentang pengertian pengetahuan, tingkat pengetahuan, faktor yang mempengaruhi pengatahuan dan cara memperoleh pengetahuan.

  • Konsep Sikap

Pada teori ini dipaparkan tentang pengertian sikap, struktur sikap, faktor yang mempengaruhi sikap, tindakan sikap, komponen sikap, dan pengukuran sikap.

  • Konsep Remaja
Memberikan penjelasan teori tentang pengertian remaja, batasan usia remaja, urutan-urutan rata-rata perubahan fisiologis pada adolesens, ciri-ciri masa remaja, tugas perkembangan serta perubahan fisik dan maturasi seksual.
  • Konsep Kanker Payudara
Memberikan uraian tentang pengertian kanker payudara, faktor resiko kanker payudara, tanda-tanda gejala kanker payudara, penentuan stadium, pemeriksaan diagnostik, Periksa Payudara Sendiri (SADARI) yang dijelaskan lenggkap dengan gambar dan pencegahan kanker payudara

METODE PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan desain analitik Cross Sectional yaitu jenis penelitian yang menekankan waktu pengukuran/observasi data variabel independen dan dependen hanya satu kali pada satu saat. Populasi yang digunakan adalah semua siswi kelas IX di SMP (lokasi penelitian) yang berjumlah 84 orang. Teknik sampling, yang digunakan dalam penelitian ini adalah non propability sampling dengan metode total sampling. Variabel independent pada penelitian ini adalah pengetahuan remaja putri tentang kanker payudara sedangkan Variabel dependent dalam penelitian ini adalah sikap remaja putri kelas IX dalam mencegah kanker payudara. Alat ukur atau instrumen ada 2 pengetahuan dan sikap yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner pengetahuan tentang kanker payudara dengan menggunakan skala guttman yang terdiri dari 20 item pertanyaan. Setelah data terkumpul diolah melalui proses editing, coding, skoring, tabulating melalui analisis univariate dan bivariate.

HASIL PENELITIAN
Hasil penelitian disajikan dalam dua bagian yaitu  data umum dan data khusus. Data umum dimuat karakteristik umur dan sumber informasi. Sedangkan data khusus terdiri dari pengetahuan remaja putri kelas IX tentang kanker payudara, sikap remaja putri kelas IX dalam mencegah kanker payudara serta tabel silang yang menggambarkan hubungan pengetahuan dengan sikap remaja putri kelas IX dalam mencegah kanker payudara. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel yang menjelaskan tentang prosentase dari masing-masing distribusi frekuensi.  Pada pembahasan dideskripsikan tentang hasil penelitian yang terbagi menjadi : Pengetahuan remaja putri kelas IX tentang kanker payudara, Sikap remaja putri kelas IX dalam mencegah kanker payudara, dan  Hubungan pengetahuan dengan sikap remaja putri kelas IX dalam mencegah kanker payudara.

Download KTI Lengkap

 Download BAB 2


Tidak ada komentar:

© KTI n SKRIPSI is powered by Blogger - Template designed by Stramaxon - Best SEO Template