Comments

Minggu, 23 Juni 2013

Hubungan Pengetahuan WUS (Wanita Usia Subur) Tentang Imunisasi Vaksin HPV (Human Papiloma Virus) Dengan Sikap WUS Tentang Imunisasi Vaksin HPV

Posted by at 20.58 Read our previous post
Review Karya Tulis Ilmiah

Kode      :   B-004
Judul      :   Hubungan Pengetahuan WUS (Wanita Usia Subur) Tentang Imunisasi Vaksin HPV (Human Papiloma Virus) Dengan Sikap WUS Tentang Imunisasi Vaksin HPV Di (Lokasi Penelitian Anda)
Tebal        :   72 halaman + Lampiran
Jenis        :   Kuantitatif

ABSTRAKSI
Kanker serviks (kanker leher rahim), penyakit ini banyak dialami oleh kaum wanita. Saat ini, kanker serviks menjadi penyebab kematian wanita nomor dua didunia setelah penyakit jantung koroner. Salah satu faktor  kemungkinan dikarenakan kurangnya pengetahuan, faktor sosial ekonomi, informasi tentang imunisasi vaksin HPV dan sikap terhadap penggunaan imunisasi vaksin HPV (Entri, 2010). Penelitian ini bertujuan unyuk mengetahui hubungan pengetahuan WUS tentang Imunisasi vaksin HPV dengan sikap WUS tentang imunisasi vaksin HPV. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal .............. di ..................... (lokasi penelitian). Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi pada penelitian ini sebanyak 485 responden dan sampel sebanyak 49 responden dengan menggunakan teknik random sampling, data dianalisis menggunakan uji statistika dengan rank spearmen. Dari penelitian ini didapatkan bahwa sebagaian responden memiliki pengetahuan cukup sebanyak 26 responden (53,1%), sedangkan responden yang memiliki sikap positif terdapat imunisasi vaksin HPV sebanyak 29 responden (59,2%). Dari hasil uji rank spearmen didapatkan diperoleh hasil uji signifikansi 0,003<0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang berarti terdapat hubungan antara pengatahuan WUS tentang imunisasi vaksin HPV dengan sikap WUS tentang imunisasi vaksin HPV. Kanker serviks dapat dicegah dengan berbagai cara yaitu dengan menjaga pola hidup sehat serta pemberian informasi kesehatan melalui media massa (TV, radio, koran maupun sumber-sumber yang lain). Sehingga bagi wanita yang sudah mengerti dan mengetahui tentang kanker servik dianjurkan untuk melakukan imunisasi vaksin HPV untuk mencegah timbul atau terjadinya penyakit kanker serviks.

LATAR BELAKANG
Kanker serviks umumnya dikenal dengan penyakit kanker leher rahim, jenis penyakit ini banyak dialami oleh kaum hawa (wanita). Saat ini, kanker serviks menjadi penyebab kematian wanita nomor dua didunia setelah penyakit jantung koroner. Namun dalam kurun waktu satahun kedepan diprediksi kanker leher rahim ankan menjadi penyebab kematian nomor satu, jika tidak dilakukan upaya deteksi dini dan pengobatanya. Kanker servik telah diketahui disebabkan oleh sejenis virus yang dinamakan Human Papiloma Virus selanjutnya disebut sebagai HPV. Virus ini terdiri dari berbagai macam tipe, namun terdapat dua tipe yang paling membahayakan yaitu HPV tipe 16 dan 18. Saat ini sudah ada vaksin HPV untuk mencegah kanker serviks. Vaksin ini dibuat dengan teknologi rekombinan, sehingga mempunyai ketahanan yang kuat. Vaksin ini merupakan pencegahan yang paling utama. Vaksin ini diberikan untuk wanita yang belum terinfeksi atau tidak terinfeksi HPV resiko tinggi (16 dan 18). Vaksin ini diberikan melalui suntikan di otot sebanyak tiga kali (Joe, 2010). Namun dalam kenyataannya masih banyak wanita yang belum menggunakan Imunisasi vaksin HPV, bahkan banyak wanita yang enggan melakukan, kemungkinan dikarenakan kurangnya pengetahuan, faktor sosial ekonomi, informasi tentang imunisasi vaksin HPV dan sikap terhadap penggunaan imunisasi vaksin HPV (Entri, 2010)
Badan kesehatan dunia (WHO) mengatakan, saat ini di Indonesia setiap tahun terdeteksi lebih dari 15.000 kasus kanker serviks, dan kira-kira sebanyak 8.000 kasus diantaranya berakhir dengan kematian (Kompas, 2011). Menurut data 83% penderita kanker serviks terdapat di Negara-negara berkembang 510.000 orang wanita di diagnosa terkena kanker serviks, 280.000 orang diantaranya meninggal dunia (Andrijono, 2010). Jumlah penderita kanker di Jawa Timur dalam kurun waktu lima tahun terakhir terus meningkat pada tahun 2005 terdapat 1.600 penderita, tahun 2008 meningkat menjadi 3.821 penderita, dan tahun 2010 mencapai 4.739 penderita (Bhirawa, 2010). (Paragraf ini adalah data survei awal penelitian anda)
Kanker serviks menyerang daerah leher rahim yang disebabkan infeksi virus HPV yang tidak sembuh dalam waktu lama. Jika kekebalan tubuh berkurang, maka infeksi HPV akan mengganas dan bisa menyebabkan kanker serviks. HPV ini ditularkan melalui hubungn seksual dan melalui penggunaan barang pribadi yang bersamaan, adapun gejala awal kanker serviks pada stadium lanjut, antara lain: keputihan yang tidak sembuh dengan pengobatan pada umumnya, nyeri pada perut bawah, perdarahan setelah melakukan hubungan intim, perdarahan setelah menopause. Yang menakutkan dari penyakit ini adalah penyakit yang tidak menimbulkan gejala sehingga kita tidak dapat mendeteksinya, kecuali kita rajin melakukan cek up. Jika kondisi kanker ini sudah memasuki tahapan yang cukup gawat maka gejala yang timbul keluar cairan kekuning-kuningan, berbau atau bercampur darah, tidak dapat BAK, sakit ketika melakukan hubungan seks, nyeri panggul, salah satu kaki bengkak, banyak perdarahan pada vagina, bocor air kencing dan feses dari vagina, keretakan tulang (Nurwijaya, 2010).
Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut para petugas kesehatan harus memberikan panyuluhan dan informasi sebanyak-banyaknya kepada WUS bagaimana cara mencegah terjadinya penyakit kanker servik sehinggan para WUS dapat mengerti dan memahami tentang manfaat imunisasi HPV serta dapat mengambil sikap atau tindakan untuk melawan HIV di masa mendatang (Depkes RI).
Berdasarkan latar belakang diatas, maka peneliti ingin melakukan penelitian tentang Hubungan Antara Pengetahuan WUS (Wanita Usia Subur) tentang Imunisasi Vaksin HPV (Human Papiloma Virus) dengan Sikap WUS (Wanita Usia Subur) tentang Imunisasi Vaksin HPV (Human Papiloma Virus).

RUMUSAN MASALAH
Bagaimana Hubungan Antara Pengetahuan WUS tentang Imunisasi Vaksin HPV dengan Sikap WUS  tentang Imunisasi Vaksin HPV di (Lokasi penelitian) ?

TINJAUAN PUSTAKA
  • Konsep Pengetahuan
Memaparkan teori tentang pengertian pengetahuan, tingkat pengetahuan di dalam domain kognitif, faktor yang mempengaruhi pengetahuan, cara memperoleh pengetahuan, dan penilaian pengetahuan
  • Konsep Sikap
Mendeskripsikan teori tentang pengertian sikap, komponen pokok sikap, tingkatan sikap, karakteristik sikap, struktur dan pembentukan, faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan sikap, dan skala sikap
  • Konsep Wanita Usia Subur
Menjelaskan teori pengertian Wanita Usia Subur (WUS), pembagian masa wanita, klasifikasi WUS, tanda-tanda wanitas usia subur, dan faktor yang mempengarui kesuburan wanita,
  • Kanker Serviks
Memberikan penjelasan tentang pengertian kanker srviks, penyebab kanker serviks, faktor resiko, tanda dan gejala, pencegahan dan penatalaksanaan atau pengobatan.
  • Konsep Imunisasi Vaksin HPV
Berisi teori tentang pengertian imunisasi dan vaksin HPV, efektivitas kerja vaksin, macam vaksin HPV, dosis dan cara pemberian vaksin HPV, efek samping vaksin HPV, keuntungan imunisasi vaksin HPV, usia wanita melakukan Vaksin HPV, dan syarat sebelum melakukan vaksin
  • Konsep Perilaku
Menjelaskan pengertian perilaku, bentuk perilaku, faktor yang mempengaruhi perilaku, prosedur pembentuk perilaku, dan faktor yang mempengaruhi terjadinya perilaku.

METODE PENELITIAN
Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian analitik. Kemudian melakukan analisis dinamika korelasi antara fenomena. Sedangkan rancangan penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah WUS di (lokasi penelitian) yang berjumlah 485 orang. Cara pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Probability sampling dengan tehnik simple random sampling. Besar sampel: Karena populasinya lebih dari 100 maka sample diambil 10% dari populasi 485 x 10%= 48,5 = 49 orang Maka sampel dalam penelitian ini adalah 49 orang. Dalam penelitian ini yang merupakan variabel bebas adalah pengetahuan WUS tentang imunisasi vaksin HPV, sedang variabel terikatnya adalah sikap WUS tentang imunisasi vaksin HPV. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengkaji pengetahuan dan sikap berupa kuesioner bersifat tertutup, terdapat 20 pertanyaan yaitu 10 pertanyaan untuk pengetahuan WUS tentang imunisasi vaksin HPV dan 10 pertanyaan untuk sikap WUS tentang imunisasi vaksin HPV. Pengolahan data dilakukan dengan editing, coding, scoring dan tabulating.

HASIL DAN PEMBAHASAN
Penyajian data ini dibagi menjadi dua bagian yaitu data umum dan data khusus. Data umum menampilkan gambaran umum tempat penelitian. Karakteristik responden meliputi umur, pendidikan, pekerjaan, informasi kanker serviks dan sumber informasi. Data khusus menggambarkan tentan hubungan antara dua variabel. Data ini disajikan dalam tabulasi silang, data khusus ini meliputi tingkat pengetahuan wus tentang imunisasi vaksin HPV dengan sikap WUS tentang imunisasi vaksin HPV. Untuk mengetahui tingkat signifikan frekuensi antar variabel dalam mengukur hubungan yang bermakna akan diuji dengan memggunakan uji statistik Rank Spearman dengan software SPSS dengan tingkat signifikan 5% (0.05).

Download B-004 KTI Lengkap
Download B-004 BAB 2


Tidak ada komentar:

© KTI n SKRIPSI is powered by Blogger - Template designed by Stramaxon - Best SEO Template